Cara Memilih Nama Domain yang SEO Friendly - Coba bayangin gini: Kamu mau buka kafe. Hal pertama yang kamu pikirin pasti lokasinya, kan? Kamu pengen tempat yang strategis, gampang dicari di Google Maps, dan namanya gampang diingat orang. Kalau lokasinya di gang sempit dan namanya susah disebut, siapa yang mau mampir?
Nah, di dunia internet, nama domain itu adalah “lokasi real estate digital” kamu. Itu alamat rumah kamu di dunia maya.
Banyak banget pemula yang nyepelein tahap ini. Mereka asal pilih nama, kadang terlalu panjang, terlalu ribet, atau malah kelihatan kayak website penipuan. Akibatnya? Website susah naik di Google dan orang males berkunjung.
Tenang, artikel ini bakal jadi peta jalan kamu. Kita akan bedah pelan-pelan gimana caranya milih nama domain yang nggak cuma keren, tapi juga SEO Friendly alias gampang akrab sama mesin pencari kayak Google.
Apa Sih Hubungannya Nama Domain sama SEO?
Sebelum kita bahas cara milihnya, kita harus paham dulu kenapa ini penting buat SEO (Search Engine Optimization).
Mitos vs Fakta Zaman Now
Dulu, sekitar 10–15 tahun lalu, ada trik SEO jadul. Orang berlomba-lomba beli domain yang isinya cuma kata kunci. Contohnya: JualSepatuMurahJakarta.com. Dulu, cara ini ampuh banget buat langsung nangkring di halaman satu Google.
Tapi itu DULU. Sekarang? Udah nggak mempan.
Google sekarang udah jauh lebih pintar. Algoritmanya nggak bisa lagi dibohongi cuma dengan nama domain penuh kata kunci (Exact Match Domain).
Faktanya sekarang: Google lebih suka nama domain yang terlihat sebagai brand atau merek yang terpercaya.
Kenapa Nama Domain Masih Penting buat SEO?
- Kesan Pertama: Nama yang terlihat profesional lebih besar kemungkinan diklik di hasil pencarian.
- Gampang Diingat: Domain yang mudah diingat mendorong direct traffic, sinyal kuat bagi Google.
Jadi, lupakan cara lama yang maksa masukin kata kunci. Fokus bikin nama yang nyaman buat manusia—Google akan ikut nyaman.
4 Prinsip Emas Memilih Nama Domain
1. Pilih Brand, Bukan Kumpulan Kata Kunci
Nama domain harus bisa jadi merek.
Salah: belibajumuslimtermurahdisini.com
Benar: Zalora.com, Hijup.com atau Andriberbudi.com
Nama brandable membangun kepercayaan jangka panjang dan lebih mudah dibagikan.
2. Pendek, Padat, dan Gampang Diketik (KISS)
Idealnya di bawah 15 karakter. Mudah diketik di HP dan tidak bikin bingung.
Tes Telepon: Kalau harus dieja satu-satu, berarti gagal.
3. Mudah Diucapkan, Mudah Diingat
Nama yang enak diucapkan lebih gampang nempel di otak dan gampang direkomendasikan ke orang lain.
4. Tetap Relevan dengan Topik
Nama domain sebaiknya memberi gambaran isi website.
- DapurSinta.com → relevan
- SintaProject.com → terlalu umum
Langkah Praktis Menemukan Ide Nama Domain
Langkah 1: Riset Kata Kunci Dasar
Tulis 5–10 kata dasar yang relevan dengan topikmu.
Langkah 2: Gunakan Sinonim atau Bahasa Lain
Gunakan tesaurus atau bahasa Inggris untuk variasi.
Langkah 3: Gunakan Domain Name Generator
Manfaatkan tools seperti LeanDomainSearch atau Nameboy untuk memancing ide.
Memilih Ekstensi Domain
.COM
Masih yang paling dipercaya dan paling diingat.
.ID / .CO.ID
Sangat bagus untuk target pasar Indonesia.
Alternatif
.net atau .co bisa jadi pilihan kedua.
Hindari Ekstensi Murahan
.xyz, .info, atau .biz sering diasosiasikan dengan spam.
Kesalahan Fatal yang Harus Dihindari
- Jangan pakai tanda hubung (-)
- Hindari angka jika bukan bagian brand
- Jangan melanggar merek dagang orang lain
Kesimpulan
Memilih nama domain SEO friendly adalah seni menyeimbangkan kebutuhan mesin pencari dan manusia.
Luangkan waktu, ucapkan berkali-kali, dan minta pendapat orang lain.
Nama domain yang bagus adalah fondasi kuat. Kalau fondasinya kuat, website kamu bisa dibangun sejauh apa pun.
Sebuah nama domain yang dipilih dengan cermat—singkat, relevan dengan niche, dan mudah diingat—tidak hanya memudahkan pembaca menemukan konten Anda, tetapi juga membangun kredibilitas awal yang vital bagi kesuksesan blog dalam jangka panjang.
Selamat berburu nama domain impianmu!

